Rabu, 30 November 2011

Entah apa yang menjadi motivasi Pele untuk terus menyerang Lionel Messi. Yang terakhir, legenda hidup Brasil ini menyebut Neymar sebagai pemain yang lebih baik dari Messi. Nama Messi memang tengah dianggap sebagai pemain terbaik di muka bumi saat ini. Tetapi bagi Pele skill Neymar masih lebih unggul dibandingkan dengan Messi. "Dengan membandingkan kualitas individu, saya pikir Neymar lebih baik dan pemain yang lebih komplit. Dia bisa menendang dengan baik memakai kedua kakinya, bisa menggiring bola di kedua sisi dan juga bisa mencetak banyak gol," ucap Pele menyanjung Neymar. "Messi pemain yang sangat bagus, tetapi hanya tergantung dimana dia bermain. Dia bermain sangat bagus di Barcelona, tetapi bersama Argentina, dia mengalami kesulitan. Sedangkan Neymar bermain sama baiknya untuk Santos dan tim nasional," imbuh Pele. Ketika ditanya apakah Neymar lebih baik dari dirinya, Pele lebih memilih menjawab dengan jawaban klise. "Lebih baik dari saya? Mungkin saja. Tidak akan ada lagi Pele, tetapi saya pernah katakan ini dan akan saya ulangi lagi: Saya akan memberikan mahkota saya kepada yang terbaik. Dan dia adalah yang terbaik," ucap Pele yang berbicara ketika dirinya ditunjuk sebagai duta resmi Santos.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Apa lambang Negara Republik Indonesia? Ya betul, BURUNG GARUDA. Mengapa Negara kita menggunakan lambang Negara seperti itu? Sejak kapan kita menggunakan lambang Negara tersebut? Apa saja arti dari Lambang Negara RI itu? Burung garuda berdekatan dengan burung elang Rajawali. Burung ini terdapat dalam lukisan di candi-candi Dieng yang dilukiskan sebagai manusia berparuh dan bersayap, lalu di candi Prambanan, dan Panataran berbentuk menyerupai raksasa, berparuh, bercakar dan berrambut panjang. eberapa kerajaan di pulau jawa menggunakan Garuda sebagai materai/stempel kerajaan, seperti yang disimpan di Musium Nasional, adalah stempel milik kerajaan Erlangga. Burung Garuda ditetapkan sebagai lambang Negara RI sejak diresmikan penggunaannya pada 11 Februari 1950, dan dituangkan dalam Perautan Pemerintah no 66 tahun 1951. Penggagasnya adalah Sultan Abdurrahman Hamid Alkadrie II atau dikenal dengan Sultan Hamid II, yang saat itu sebagai Mentri Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) . Garuda itu adalah seekor burung yang hidup dalam dunia khayalan, terutama dalam perwayangan. garuda dianggap mulia karena memiliki kekuatan dan kecantikan parasnya. Sehingga banyak yang menggunakannya dalam berbagai kegiatan yang dianggapnya menunjukkan sebuah power dan tentunya kebebasan karena garuda bebas bisa terbang ke mana saja. Cerita garuda bisa jadi lambang negara adalah benar kalau itu ada pengaruh sultan hamid 2 yang cenderung, dulunya memihak belanda (ingat dia ketua BFO=perserikatan negara2 non-RI setelah agresi militer belanda 1). Namun setelah dia diangkat menjadi salahsatu pejabat negara, sebagai wakil yang memiliki pengaruh di Indonesia bagian Timur, beliau ikut sebuah sayembara yang dikeluarkan Pres. Soekarno untuk menemukan sosok lambang negara. RI 5 tahun tanpa lambang! Pencipta Lambang Negara Burung Garuda Pancasila Sepanjang orang Indonesia, siapa tak kenal burung garuda berkalung perisai yang merangkum lima sila (Pancasila)? Tapi orang Indonesia mana sajakah yang tahu, siapa pembuat lambang negara itu dulu? Dia adalah Sultan Hamid II , yang terlahir dengan nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie , putra sulung sultan Pontianak; Sultan Syarif Muhammad Alkadrie. Lahir di Pontianak tanggal 12 Juli 1913 . Dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia, Arab– walau pernah diurus ibu asuh berkebangsaan Inggris. Istri beliau seorang perempuan Belanda yang kemudian melahirkan dua anak– keduanya sekarang di Negeri Belanda. Syarif menempuh pendidikan ELS di Sukabumi, Pontianak, Yogyakarta, dan Bandung. HBS di Bandung satu tahun, THS Bandung tidak tamat, kemudian KMA di Breda, Negeri Belanda hingga tamat dan meraih pangkat letnan pada kesatuan tentara Hindia Belanda. Ketika Jepang mengalahkan Belanda dan sekutunya, pada 10 Maret 1942, ia tertawan dan dibebaskan ketika Jepang menyerah kepada Sekutu dan mendapat kenaikan pangkat menjadi kolonel. Ketika ayahnya mangkat akibat agresi Jepang, pada 29 Oktober 1945 dia diangkat menjadi sultan Pontianak menggantikan ayahnya dengan gelar Sultan Hamid II. Dalam perjuangan federalisme, Sultan Hamid II memperoleh jabatan penting sebagai wakil daerah istimewa Kalbar dan selalu turut dalam perundingan- perundingan Malino, Denpasar, BFO, BFC, IJC dan KMB di Indonesia dan Belanda. Sultan Hamid II kemudian memperoleh jabatan Ajudant in Buitenfgewone Dienst bij HN Koningin der Nederlanden, yakni sebuah pangkat tertinggi sebagai asisten ratu Kerajaan Belanda dan orang Indonesia pertama yang memperoleh pangkat tertinggi dalam kemiliteran. Pada 21-22 Desember 1949, beberapa hari setelah diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio, Westerling yang telah melakukan makar di Tanah Air menawarkan “over commando” kepadanya, namun dia menolak tegas. Karena tahu Westerling adalah gembong APRA. Selanjutnya dia berangkat ke Negeri Belanda, dan pada 2 Januari 1950, sepulangnya dari Negeri Kincir itu dia merasa kecewa atas pengiriman pasukan TNI ke Kalbar–karena tidak mengikutsertakan anak buahnya dari KNIL. Pada saat yang hampir bersamaan, terjadi peristiwa yang menggegerkan; Westerling menyerbu Bandung pada 23 Januari 1950. Sultan Hamid II tidak setuju dengan tindakan anak buahnya itu, Westerling sempat marah. Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara. Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan file dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan “ide perisai Pancasila” muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis M Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, MA Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah. Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang. Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis. Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “tidak berjambul” seperti bentuk sekarang ini. Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950. Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul ” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno. Tanggal 20 Maret 1940, bentuk final gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk final rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini. Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah Pontianak. Sultan Hamid II wafat pada 30 Maret 1978 di Jakarta dan dimakamkan di pemakaman Keluarga Kesultanan Pontianak di Batulayang. sumber : kaskus

Apa lambang Negara Republik Indonesia? Ya betul, BURUNG GARUDA. Mengapa Negara kita menggunakan lambang Negara seperti itu? Sejak kapan kita menggunakan lambang Negara tersebut? Apa saja arti dari Lambang Negara RI itu? Burung garuda berdekatan dengan burung elang Rajawali. Burung ini terdapat dalam lukisan di candi-candi Dieng yang dilukiskan sebagai manusia berparuh dan bersayap, lalu di candi Prambanan, dan Panataran berbentuk menyerupai raksasa, berparuh, bercakar dan berrambut panjang. eberapa kerajaan di pulau jawa menggunakan Garuda sebagai materai/stempel kerajaan, seperti yang disimpan di Musium Nasional, adalah stempel milik kerajaan Erlangga. Burung Garuda ditetapkan sebagai lambang Negara RI sejak diresmikan penggunaannya pada 11 Februari 1950, dan dituangkan dalam Perautan Pemerintah no 66 tahun 1951. Penggagasnya adalah Sultan Abdurrahman Hamid Alkadrie II atau dikenal dengan Sultan Hamid II, yang saat itu sebagai Mentri Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) . Garuda itu adalah seekor burung yang hidup dalam dunia khayalan, terutama dalam perwayangan. garuda dianggap mulia karena memiliki kekuatan dan kecantikan parasnya. Sehingga banyak yang menggunakannya dalam berbagai kegiatan yang dianggapnya menunjukkan sebuah power dan tentunya kebebasan karena garuda bebas bisa terbang ke mana saja. Cerita garuda bisa jadi lambang negara adalah benar kalau itu ada pengaruh sultan hamid 2 yang cenderung, dulunya memihak belanda (ingat dia ketua BFO=perserikatan negara2 non-RI setelah agresi militer belanda 1). Namun setelah dia diangkat menjadi salahsatu pejabat negara, sebagai wakil yang memiliki pengaruh di Indonesia bagian Timur, beliau ikut sebuah sayembara yang dikeluarkan Pres. Soekarno untuk menemukan sosok lambang negara. RI 5 tahun tanpa lambang! Pencipta Lambang Negara Burung Garuda Pancasila Sepanjang orang Indonesia, siapa tak kenal burung garuda berkalung perisai yang merangkum lima sila (Pancasila)? Tapi orang Indonesia mana sajakah yang tahu, siapa pembuat lambang negara itu dulu? Dia adalah Sultan Hamid II , yang terlahir dengan nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie , putra sulung sultan Pontianak; Sultan Syarif Muhammad Alkadrie. Lahir di Pontianak tanggal 12 Juli 1913 . Dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia, Arab– walau pernah diurus ibu asuh berkebangsaan Inggris. Istri beliau seorang perempuan Belanda yang kemudian melahirkan dua anak– keduanya sekarang di Negeri Belanda. Syarif menempuh pendidikan ELS di Sukabumi, Pontianak, Yogyakarta, dan Bandung. HBS di Bandung satu tahun, THS Bandung tidak tamat, kemudian KMA di Breda, Negeri Belanda hingga tamat dan meraih pangkat letnan pada kesatuan tentara Hindia Belanda. Ketika Jepang mengalahkan Belanda dan sekutunya, pada 10 Maret 1942, ia tertawan dan dibebaskan ketika Jepang menyerah kepada Sekutu dan mendapat kenaikan pangkat menjadi kolonel. Ketika ayahnya mangkat akibat agresi Jepang, pada 29 Oktober 1945 dia diangkat menjadi sultan Pontianak menggantikan ayahnya dengan gelar Sultan Hamid II. Dalam perjuangan federalisme, Sultan Hamid II memperoleh jabatan penting sebagai wakil daerah istimewa Kalbar dan selalu turut dalam perundingan- perundingan Malino, Denpasar, BFO, BFC, IJC dan KMB di Indonesia dan Belanda. Sultan Hamid II kemudian memperoleh jabatan Ajudant in Buitenfgewone Dienst bij HN Koningin der Nederlanden, yakni sebuah pangkat tertinggi sebagai asisten ratu Kerajaan Belanda dan orang Indonesia pertama yang memperoleh pangkat tertinggi dalam kemiliteran. Pada 21-22 Desember 1949, beberapa hari setelah diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio, Westerling yang telah melakukan makar di Tanah Air menawarkan “over commando” kepadanya, namun dia menolak tegas. Karena tahu Westerling adalah gembong APRA. Selanjutnya dia berangkat ke Negeri Belanda, dan pada 2 Januari 1950, sepulangnya dari Negeri Kincir itu dia merasa kecewa atas pengiriman pasukan TNI ke Kalbar–karena tidak mengikutsertakan anak buahnya dari KNIL. Pada saat yang hampir bersamaan, terjadi peristiwa yang menggegerkan; Westerling menyerbu Bandung pada 23 Januari 1950. Sultan Hamid II tidak setuju dengan tindakan anak buahnya itu, Westerling sempat marah. Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara. Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan file dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan “ide perisai Pancasila” muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis M Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, MA Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah. Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang. Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis. Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “tidak berjambul” seperti bentuk sekarang ini. Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950. Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul ” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno. Tanggal 20 Maret 1940, bentuk final gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk final rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini. Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah Pontianak. Sultan Hamid II wafat pada 30 Maret 1978 di Jakarta dan dimakamkan di pemakaman Keluarga Kesultanan Pontianak di Batulayang. sumber : kaskus

Published with Blogger-droid v2.0.1

Yang minta Jadwal Siaran Langsung bola ini Jadwalnya : Kamis, 1 Desember 2011 : * 00:30 WIB, "Europa League" Glasgow Celtic vs Atletico Madrid (RCTI) * 01:30 WIB, DELAY Norwich C. vs Queens Park R. (MNCTV) * 03:00 WIB, "Europa League" Tottenham Hotspur vs Paok Saloniki (RCTI) * 15:00 WIB, "Indonesia Super League" Persipura vs Persiba (ANTV) Jumat, 2 Desember 2011 : * 00:30 WIB, "Europa League" Schalke 04 vs Steau Bucuresti (RCTI) * 03:00 WIB, "Europa League" Vaslui vs Lazio (RCTI) * 15:00 WIB, DELAY "Indonesia Super League" Persija vs Deltras (ANTV) Sabtu, 3 Desember 2011 : * 02:30 WIB, Genoa vs AC Milan (INDOSIAR) * 15:00 WIB, "Indonesia Super League" Pelita Jaya vs Sriwijaya FC (ANTV) * 18:30 WIB, "Indonesia Super League" Persib vs Persiram (ANTV) Minggu, 4 Desember 2011 : * 00:05 WIB, Sporting Gijon vs Real Madrid (TVONE) * 00:05 WIB, Aston Villa vs Manchester United (GLOBALTV) * 02:30 WIB, Inter Milan vs Udinese (INDOSIAR) * 02:30 WIB, DELAY Blackburn R. vs Swansea City (GLOBALTV) * 15:00 WIB, "Indonesia Super League" PSAP vs Persisam (ANTV) * 18:30 WIB, "Indonesia Super League" PSMS vs Mitra Kukar (ANTV) * 22:00 WIB, Real Sociedad vs Malaga (TVONE) * 22:30 WIB, Wolverhampton W. vs Sunderland (GLOBALTV) Senin 5 Desember 2011 : * 00:05 WIB, Osasuna vs Real Betis (TVONE) * 02:00 WIB, Real Malllorca vs Athletic Bilbao (TVONE) * 15:00 WIB, "Indonesia Super League" Persija vs Persidafon (ANTV) Selasa, 6 Desember 2011 : * 15:00 WIB, "Indonesia Super League" Arema vs Persela (ANTV) Rabu, 7 Desember 2011 : * 02:30 WIB, "Champions League" Chelsea vs Valencia CF (RCTI) Kamis, 8 Desember 2011 : * 02:30 WIB, "Champions League" Man. City vs Bayern Munich (RCTI) Sabtu, 10 Desember 2011 : * 21:30 WIB, Arsenal vs Everton (GLOBALTV) Minggu, 11 Desember 2011 : * 00:05 WIB, DELAY WBA vs Wigan Athletic (GLOBALTV) * 04:00 WIB, "DueL EL-CLASICO" Real Madrid vs Barcelona (TVONE) * 22:30 WIB, Stoke City vs Tottenham Hotspurs (GLOBALTV) Sabtu, 17 Desember 2011 : * 21:30 WIB, Wolverhampton vs Stoke City (GLOBALTV) Minggu, 18 Desember 2011 : * 23:00 WIB, Manchester City vs Arsenal (GLOBALTV) Senin, 19 Desember 2011 : * 00:05 WIB, DELAY Tottenham Hotspurs vs Sunderland (GLOBALTV) Jumat, 29 Februari 2012 : * 22:00 WIB, "Pra Piala Dunia" Iran vs Qatar (SCTV) * 23:30 WIB, "Pra Piala Dunia" Bahrain vs INDONESIA (RCTI) --------------

Published with Blogger-droid v2.0.1

Tot el camp, és un clam, (The entire field is a clamour,) som la gent blaugrana, (we are the blue and red people,) tant se val d'on venim, (no matter where we come from,) si del sud o del nord, (be it south or north,) ara estem d'acord, estem d...'acord, (now we all agree, we all agree,) una bandera ens agermana. (a flag unites us in brotherhood.) Blaugrana al vent, (Blue and red with the wind,) un crit valent, (a brave cry,) tenim un nom, el sap tothom: (we have a name everyone knows:) Barça!, Barça!, Barça! (Barça!, Barça!, Barça!) Jugadors, seguidors, (Players, supporters,) tot units fem força. (all together we are strong.) Són molts anys plens d'afanys, (Many years full of zeal,) són molts gols que hem cridat, (many goals we have screamed,) i s'ha demostrat, s'ha demostrat, (and it's proven, it's proven,) que mai ningú no ens podrà tòrcer. (no one will ever beat us.) Blaugrana al vent, (Blue and red with the wind,) un crit valent, (a brave cry,) tenim un nom, el sap tothom: (we have a name everyone knows:) Barça!, Barça!, Barça! (Barça!, Barça!, Barça!)

Published with Blogger-droid v2.0.1

Selasa, 29 November 2011

| Barcelona: Messi? Tidak Di Jual ! | Bola.net - Lionel Messi merupakan pemain yang sangat berharga bagi Barcelona. Ia telah membela tim Catalan tersebut semenjak Oktober 2004. Pemain berkebangsaan Argentina tersebut selalu menunjukkan permainan gemilang hingga akhirnya ia berhasil mendapatkan gelar pemain terbaik Ballon d'Or. Presiden dari Barcelona, Sandro Rosell telah mengungkapkan bahwa timnya takkan menjual Messi. "Rosell: Messi takkan kemana-mana kemana kemanaaa" *ayu ting ting di goyang :D selama ia masih menjadi presiden klub dan Messi sendiri tetap ingin bersama klubnya itu. Pemain berusia 24 tahun tersebut telah menyatakan bahwa dirinya ingin bertahan di Barcelona hingga beberapa tahun kedepan. Kontraknya dengan klub besutan Josep Guardiola tersebut berlaku hingga tahun 2016. [bcfb]

Published with Blogger-droid v2.0.1

Hasil pertandingan Lengkap CARLING CUP | Full Time : • Chelsea 0 - 2 Liverpool (Maxi 58' , Kelly 63') • Cardiff City 2 - 0 Blackburn (K. Miller 19' , A. Gerrard 50') • Arsenal 0 - 1 Manchester City (Aguero 84') == Liverpool , Cardiff City dan Manchester City Lolos Ke Semi-Final. COPA ITALIA | Full Time : • Parma 0 - 2 Verona (N. Ferrari 37' , Taleb 62') • Catania 2 - 3 Novara (Lanzafame 3' , M.G.M. López 69' |Granoche 66' , Meggiorini 77' 90' ) LA LIGA | Full Time : • Barcelona 4 - 0 Rayo Vallecano (Alexis Sanchez 29' 41' , Villa 43' , Messi 50') SERIE-A | Full Time : • Napoli 3 - 3 Juventus (Hamsik 23' Pandev , Pandev 40' 68' | Matri 48' , Estigarribia 72' , Simone Pepe 78') == Juventus Masih Kokoh di Puncak Klasemen dan Masih Belum Terkalahkan

Published with Blogger-droid v2.0.1